Psikologi juga memiliki pendekatan-pendekatan yang berbeda
untuk melihat perilaku manusia. Setiap pendekatan memandang manusia dengan cara
berlainan. Berikut lima pendekatan psikologi :
1.
Pendekatan Neurobiologis adalah pendekatan yang
mencoba menjelaskan hubungan antara perilaku yang dapat diamati dan
kejadian-kejadian mental (seperti pikiran dan emosi) menjadi proses biologis. Misalnya
: reaksi emosi, seperti takut dan marah.
2.
Pendekatan Psikoanalisis menurut SIGMUND FREUD (1856-1939)
orang pertama yang memperkenalkan psikoanalisis. Psikoanalis adalah perilaku
manusia yang ditentukan oleh insting bawaan yang sebagian besar tidak disadari.
Proses ketidaksadaran ini adalah proses terpengaruhnya perilaku oleh pikiran,
ketakutan atau keinginan-keinginan yang tidak disadari oleh orangnya.
Dalam pandangan psikoanalisis, kepribadian
manusia merupakan interaksi antara Id,
Ego, dan Superego.
o
Id dimaksudkan sebagai nafsu yang memuat
dorongan-dorongan biologis manusia. Contoh : Id-lah yang mendorong kita untuk
makan dan minum.
o
Ego bergerak atas prinsip realitas adalah struktur
kepribadian yang membawa kita untuk menjejak pada kenyataan sosial. Oleh sebab
itu, Ego pulalah yang membuat keinginan-keinginan kita terpenuhi. Sebaliknya,
Id hanya akan menghasilkan sejumlah keinginan, bukan memenuhinya.
o
Superego dipandang sebagai polisi kepribadian,
hati nurani yang berupaya mewujudkan keinginan-keinginan ideal kita, yaitu
norma-norma sosial dan kultural masyarakat kita.
Jadi, perilaku
manusia adalah hasil interaksi Id, Ego, dan Superego.
3.
Pendekatan perilaku (behaviorisme) adalah pendekatan
yang sangat bermanfaat untuk menjelaskan persepsi interpersonal, konsep diri,
eksperimen, sosialisasi, kontrol sosial, serta ganjaran dan hukuman,
behaviorisme menganalisis perilaku manusia hanya berdasarkan perilaku yang
tampak dan dapat diukur.
Behaviorisme percaya bahwa perilaku manusia merupakan hasil dari proses belajar. Manusia belajar dari lingkungannya dan dari hasil belajar itulah ia berperilaku.
Behaviorisme percaya bahwa perilaku manusia merupakan hasil dari proses belajar. Manusia belajar dari lingkungannya dan dari hasil belajar itulah ia berperilaku.
4.
Pendekatan Kognitif adalah pendekatan yang menanggapi
keresahan orang ketika behaviorisme (pendekatan S-R) tidak mampu menjawab
mengapa ada orang yang dapat berperilaku berbeda dari lingkungannya, yakni
karena ia memiliki motif pribadinya sendiri. Psikologi kognitif berpendapat
bahwa manusia bukan hanya penerima stimuli yang pasif. Mental manusia mengolah
informasi yang diterimanya dan mengubahnya menjadi bentuk-bentuk baru dan
memilihnya ke dalam kategori-kategori. Pendekatan ini melihat manusia sebagai
makhluk yang selalu berpikir.
5.
Pendekatan Humanistik berpendapat bahwa manusia
bukan sekedar wayang yang sibuk mencari identitasnya, namun ia juga berupaya
mencari makna, baik makna kehidupannya, makna kehadirannya dilingkungan, serta
apa yang dapat diberikannya kepada lingkungan. Psikologi humanistik menekankan
kreativitas, vitalitas emosi, eutentisitas, da pencarian makna di atas kepuasan
materi (Rakhmat, 2003). Psikologi humanistik berpendapat bahwa manusia bebas
untuk memilih dan menentukan tindakannya sendiri.
itulah pembahasan Pendekatan psikologi yang sudah saya rangkum ^^
Cr : buku PSIKOLOGI KOMUNIKASI, Nina M. Armando
No comments:
Post a Comment